Kajian Strategis : Mahasiswa Teknik Kimia Bicara Soal Energi Baru Terbarukan

  • 26/Sep/2018
  • 16:04
  • Event

Kelangsungan proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia perlu menjadi perhatian semua kalangan. Karena proyek EBT ini merupakan salah satu program unggulan dari pemerintahan Jokowi. Ada target mencapai 23% dalam bauran EBT di Indonesia. Belum lagi ada isu-isu seperti mangkraknya pembangkit EBT dan beberapa fasilitas yang rusak hingga sistem pengelolaan yang ada dalam proyek EBT ini. Sehingga dirasa perlu untuk mahasiswa Teknik Kimia mengerti apa yang sedang terjadi dalam proyek EBT ini. Padahal proyek ini digadang-gadang sebagai “masa depan” bagi Indonesia.

10 April 2018 menjadi saksi ketika mahasiswa Teknik Kimia ITS berkumpul untuk berdiskusi dalam topik proyek EBT ini. Tak sedikit bahkan yang belum mengetahui tentang EBT ini terbukti dari pemateri menanyakan siapa yang tahu proyek EBT, tapi banyak yang bahkan belum tahu tentang proyek ini. Malam diskusi yang diselenggarakan oleh departemen COMDEV (Competency Development) HIMATEKK FTI-ITS menjadi malam keintelektualan. Dimana banyak yang pada akhirnya mengerti sejauh apa progres EBT di Indonesia. Seperti salah satunya ada 68 kontrak yang ditandatangani untuk proyek EBT ini. Banyak juga masukan terutama dalam fokusan kajian ini, ada masukan untuk membahas lebih lanjut terkait biodiesel, ada juga audiens yang ingin lebih tahu lebih lanjut tentang perkembangan nuklir di Indonesia. Dalam hal ini sehingga malam diskusi yang dilaksanakan tidak cukup apabila hanya satu kali pelaksanaan sehingga sangat memungkinkan untuk menyebarluaskan topik yang sudah dilaksanakan ini.

Malam diskusi yang dilaksanakan dua jam ini tidak terasa berjalan dengan baik. Banyak yang tercerdaskan, banyak masukan dalam kajian dan banyak saran yang perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan kajian. Kajian EBT ini semata-mata untuk mengawal perkembangan EBT yang ada di Indonesia.